SALATIGA, suaramerdeka.com -
Menyikapi kondisi lingkungan khususnya sungai-sungai di Salatiga yang
penuh sampah dan sudah tercemar, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
Salatiga mengagendakan untuk turun lapangan langsung.
Rencananya, dewan akan mengajak pihak terkait seperti Kantor Lingkungan Hidup (KLH) dan Dinas Cipkataru Salatiga.
”Dengan turun ke lapangan langsung, nanti kami akan usulkan ke Pemkot
langkah apa yang perlu segera dilakukan,” tandas ketua DPRD Salatiga M
Teddy Sulistio.
Menurutnya bila melihat banyaknya keluhan dari masyarakat baik
langsung atau media sosial, diakuinya kondisi sungai di Salatiga memang
perlu penanganan segera.
Sebab, apabila dibiarkan berlarut-larut selain berdampak buruk
terhadap lingkungan sekitar. ”Kami akan segera koordinasikan, siapa saja
yang akan kami libatkan untuk ikut turun menyusuri sungai-sungai,”
jelasnya.
Sejumlah warga di Salatiga akhir-akhir ini banyak mengeluhkan kondisi
sungai di kota Salatiga yang penuh sampah. Kekecewaan mereka
diungkapkan melalui beberapa media sosial seperti Facebook, Twitter
maupun internet. Intinya, mereka mengeluhkan lambannya penanganan soal
sungai ini.
Misalnya, seorang warga bernama Fathur yang memotret bagaimana
kotornya kondisi sungai di Kali Cacing sebelah kantor Disdikpora,
Kridanggo yang penuh sampah. Foto tersebut kemudian di-upload dan
mendapat respons dari ratusan nitizen atau pengguna internet yang
berpartisipasi aktif.
Salah satu aliran sungai yang sampai kemarin masih penuh sampah dan
kotor adalah sungai Kali Cacing hingga Kali Nongko belakang RSU
Salatiga. Sampah berupa tas plastik berisi sampah yang dibuang warga
terlihat di sepanjang sungai. Bahkan, plang tulisan larangan buang
sampah dirusak orang tak bertanggung jawab sehingga tidak bisa terbaca.
(Arie Widiarto / CN26 / SM Network)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar